Author Topic: Belajar Bahasa Mandailing...  (Read 16600 times)

ApOgEE

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1032
    • View Profile
    • Art Of ApOgEE
Belajar Bahasa Mandailing...
« on: May 08, 2007, 03:52:58 PM »
Sementelah leydi membuka thread Sajak Aku Urang Banjar, aku pun gian nak bukak thread urang mandailing pulak... ngehehehe... :D

anyway, aku ni mixed (kacukan gitu... ;;)... mak aku keturunan org bugis belah kerabat selangor (means... x de kena mengena ngan lanun... hehehe :p) dan bapak aku keturunan org mandailing. Bahasa mandailing yg 'pure' memang sangat 'rare' kat malaysia ni sebab aku pun x penah jumpa lagi org mandailing malaysia yg betul2 guna bahasa mandailing... mungkin bahasa ni dah hampir pupus kot (tolong betulkan aku kalo salah...:p)

So, sebelum dia pupus habis, aku pun letak kali ni aku nak letak pantun yang juga dipanggil ende-ende dalam bahasa mandailing...

Mago pahat mago uhuran
Ditoru ni jabi jabi
Mago adat tulus aturan
Anggo dung mardomu tahi


..... maksudnya.. aku belum dapat lagi.. nanti aku post... tengah research lagi ni...

Next...

Bulung ni hariara,
Marpitor-pitor na arian
Boru ni datulang,
Sian dia ho nangkaningan?


... pun aku tatau lagi maksudnya... mcm sedap jer disebut... hahahha  :)): sapa yg tau bleh tolong...
___________

Umumnya, dialek mandailing ni lebih kurang sama macam orang minang kat negeri sembilan pada sebutan yang ada 'a' kat belakang contohnya perkataan 'cuma' yang disebut 'cumo'... tapi memang tak sama langsung! so, boleh bare in mind cara sebutannya...

OK, yg ni vocab mandailing setakat yang aku ada sekarang dari rujukan aku (dari nenek aku dan bapak aku...:p)... aku akan update lagi...

Horas = selamat

Jogot = bangun

Modom = tidur
Maridi = mandi
Meteng = berak
Mangan = makan

Na Betengi = kuat perkasa
Na Beteng = garang
Na Boting = degil

Tolok = larat (mampu)

tu aje untuk kali ni.. ngehehehehe :D kalo ada sesapa yg terel bahasa mandailing kat pergh ni, bolehlah tambah vocab yg ada ni...  :p

ApOgEE

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1032
    • View Profile
    • Art Of ApOgEE
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #1 on: May 08, 2007, 09:59:06 PM »
update kamus... baru dapat reply kejap ni...

Boru = anak dara
Bayo = anak teruna
Mamak = pakcik
Bulung = pucuk

 :jayman:

cosmic_heart

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1717
  • Sometimes its hell tryin to get to heaven
    • View Profile
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #2 on: May 09, 2007, 09:47:44 AM »
silap2 haribulan...ako wat lagu bahasa mandalaing ni kang

ApOgEE

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1032
    • View Profile
    • Art Of ApOgEE
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #3 on: May 09, 2007, 12:42:02 PM »
cosmic_heart : wah, sempoi!! kalo ko buat lagu bahasa mandailing musti sempoi giler nyer... ko punya suara pom bleh tahan gakz!!... teruja aku layan youtube ko!... :D buat jer cosmic, jgn x buat!!
______________________________

Ni artikel pasal Bahasa Mandailing yg ditulis oleh Drs. Pengaduan Lubis... layan jer lah!! :D

Pada waktu belakangan ini mulai dikembangkan oleh orang-orang tertentu suatu konsep yang salah mengenai bahasa yang digunakan oleh masyarakat Mandailing. Mereka menyebut bahasa yang digunakan oleh masyarakat Mandailing sebagai bahasa Angkola Mandailing. Secara cultural sebenarnya tidak ada bahasa Angkola Mandailing. Karena kalau kita tanyakan kepada orang Mandailing bahasa apa yang dipakainya, sudah pasti orang yang bersangkutan akan menjawab bahwa bahasa yang dipakainya ialah bahasa Mandailing. Dia tidak akan mengatakan bahasa Angkola Mandailing. Dan kalau kita tanyakan kepada orang Angkola, bahasa apa yang dipakainya, sudah tentu ia akan menjawab bahasa Angkola. Keadaan yang demikian itu membuktikan bahwa tidak ada bahasa Angkola Mandailing.

Kenyataan memang menunjukkan bahwa orang Mandailing dan orang Angkola menggunakan satu bahasa yang sama. Tapi orang Angkola mengakui bahwa bahasa yang dipakainya atau bahasa ibunya ialah bahasa Angkola dan orang Mandailing mengakui bahwa bahasa ibunya ialah bahasa Mandailing.

Dalam hal ini dapat kita gunakan pendapat pakar bahasa H.N. Van Der Tuuk untuk menjelaskan persoalannya. Van Der Tuuk pernah melakukan penelitian mengenai bahasa Mandailing dan beberapa bahasa etnis lainnya yang terdapat di Sumatera Utara. Dari hasil penelitiannya mengenai bahasa Mandailing, Van Der Tuuk mengemukakan (1971: XLVII), "Dengan mengacu ke pantai barat Sumatera, dengan aman dapat dikatakan bahwa bahasa Mandailing meluas dari Ophir atau pegunungan Pasaman di sebelah selatan sampai ke perbatasan bagian utara dari Sipirok dan Batang Toru. Bahasa Mandailing terbagi menjadi bahasa Mandailing utara (juga disebut bahasa Angkola) dan bahasa Mandailing selatan. Belum mungkin untuk merumuskan batas-batas yang pasti di antara keduanya".

Keterangan atau pendapat Van Der Tuuk ini menunjukkan dengan jelas sekali bahwa bahasa orang Mandailing dan bahasa orang Angkola ialah bahasa Mandailing. Tetapi bahasa Mandailing yang digunakan oleh orang Angkola disebut juga bahasa Angkola. Dengan demikian jelas pulalah bahwa sebenarnya tida ada bahasa Angkola Mandailing seperti yang belakangan ini mulai disebut-sebut oleh orang-orang tertentu. Perbuatan yang demikian itu benar-benar merupakan suatu kekeliruan (untuk tidak menyebut manipulasi) yang seharusnya tidak dilakukan oleh sarjana bahasa, yang seharusnya mengetahui tentang prinsip dan sikap emik dan etik dalam mengemukakan pendapat mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kebudayaan, termasuk mengenai bahasa sebagai salah satu unsure kebudayaan yang sangat penting.

Bahasa Mandailing (khususnya yang digunakan oleh kelompok etnis atau masyarakat Mandailing pada masa yang lalu) atau yang disebut oleh Van Der Tuuk sebagai bahasa Mandailing utara, terdiri dari lima ragam. Masing-masing dinamakan oleh orang Mandailing sebagai:

1. Hata Somal
2. Hata Andung
3. Hata Teas Dohot Jampolak
4. Hata Sibaso
5. Hata Parkapur


Hata Somal ialah ragam bahasa Mandailing yang dipergunakan oleh orang-orang Mandailing dalam percakapan sehari-hari sampai pada saat ini.

Hata Andung ialah semacam ragam bahasa sastra, yang pada masa dahulu khusus digunakan oleh orang-orang Mandailing pada waktu meratapi jenasah dalam upacara kematian. Juga digunakan oleh gadis ketika ia meratap di hadapan orang tuanya pada saat akan berangkat meninggalkan mereka untuk selanjutnya dibawa ke rumah keluarga calon suaminya.

Hata Taes Dohot Jampolak ialah ragam bahasa caci-maki yang khusus digunakan ketika terjadi hal-hal yang tidak baik (pertengkaran atau perkelahian).

Hata Sibaso ialah ragam bahasa yang khusus digunakan oleh tokoh Sibaso (medium perantara alam nyata dan alam gaib) ketika berada dalam keadaan kesurupan (kerasokan) dan juga digunakan oleh Datu (penyembuh tradisional) pada waktu melakukan pengobatan.

Hata Parkapur ialah ragam bahasa sirkumlokusi yang khusus digunakan ketika orang berada di tengah hutan. Pada masa yang lalu digunakan oleh orang-orang Mandailing pencari kapur barus ketika berada dalam hutan. Itulah sebabnya maka ragam bahasa tersebut dinamakan hata parkapur.

Bahasa Daun-daunan

Di samping kelima macam ragam bahasa yang telah dikemukakan di atas, pada masa lalu masyarakat Mandailing juga memiliki satu ragam bahasa yang lain yang dinamakan hata bulung-bullung (ertinya daun-daunan). Ch. A. van Ophuysen menamakannya bladerentaal.

Berbeda dari bahasa yang biasa, yang digunakan sebagai kata-kata dalam hata bulung-bulung ialah daun tumbuh-tumbuhan yang dalam bahasa Mandailing disebut bulung-bulung.

Daun-daunan yang digunakan ialah daun-daunan yang namanya punya persamaan bunyi dengan kata-kata yang terdapat dalam bahasa Mandailing. Misalnya ialah daun tumbuh-tumbuhan yang bernama sitarak digunakan untuk menyampaikan kata marsarak (berpisah). Daun tumbuh-tumbuhan yang bernama pau (pakis) digunakan untuk menyampaikan kata diau (pada saya). Daun yang tumbuh-tumbuhan yang bernama sitanggis (setanggi) digunakan untuk menyampaikan perkataan tangis (menangis). Daun tumbuh-tumbuhan yang bernama podom-podom digunakan untuk menyampaikan perkataan modom (tidur). Daun tumbuh-tumbuhan yang bernama hadungdung digunakan untuk menyampaikan perkatan dung (setelah). Dan daun tumbuh-tumbuhan yang bernama sitata digunakan untuk menyampaikan perkataan hita (kita).

Kalau misalnya daun hadungdung bersama-sama dengan daun sitata, daun sitarak, daun sitanggis dan daun podom-podom dikirimkan oleh seorang pemuda kepada kekasihnya, maka sang kekasih akan mengerti bahwa sang pemuda mengatakan kepadanya: "dung hita marsarak jolo tangis au anso modon". Artinya "setelah kita berpisah, menangis saya dahulu baru bisa tertidur".

Pada masa yang lalu, bahasa daun-daun biasanya digunakan oleh muda-muda (naposo na uli bulung) dalam masyarakat Mandailing, terutama pada waktu mereka berpacaran. Dalam hal ini, dapat dikemukakan bahwa pada masa yang lalu kegiatan berpacaran (asmara) antara pemuda dan pemudi dalam masyarakat Mandailing sama sekali tidak boleh dilakukan secara terbuka. Hubungan dan kegiatan berpacaran harus dirahasiakan atau dilakukan secara rahsia. Oleh karena itu, jika dua orang muda yang berpacaran hendak menyampaikan sesuatu di antara mereka, maka mereka menggunakan bahasa daun-daunan. Dan jika seorang kekasih hendak menyampaikan daun-daunan sebagai "surat cinta" kepada pacarnya, dia harus melakukannya secara rahasia. Misalnya dengan meletakkan daun-daunan tersebut di satu tempat tertentu yang sudah mereka sepakati dan tidak diketahui orang lain. Secara sembunyi-sembunyi mereka yang berpacaran itu akan mengunjungi tempat rahasia tersebut secara bergiliran, untuk melihat apakah di tempat itu terdapat "surat cinta" yang terdiri dari daun-daunan.

Kalau dua orang yang sedang berpacaran hendak berdialog secara langsung, mereka akan melakukannya dengan cara yang disebut markusip (berbisik). Kegiatan markusip dilakukan pada waktu tengah malam agar tidak diketahui oleh orang lain. Dalam hal ini, pemuda dengan cara sembunyi-sembunyi mendatangi rumah tempat kekasihnya tidur. Kemudian dengan menggunakan sandi atau kode sang pemuda akan membangunkan kekasihnya dari balik dinding rumah tersebut. Untuk membangunkan sang kekasih, biasanya pemuda menjentik-jentik dinding rumah dengan jari tangannya secara perlahan-lahan. Dalam hal ini, biasanya sang kekasih memang sudah menunggu kedatangan kekasihnya untuk markusip pada waktu-waktu tertentu tengah malam. Oleh karena itu sang pemuda cukup menjentik dinding rumah beberapa kali untuk memberitahukan bahwa dia sudah datang dan berada di balik dinding. Kadang-kadang untuk memberitahu kehadirannya di balik dinding sang pemuda membunyikan alat musik yang dinamakan tulila yang suaranya halus sekali. Bila sang gadis sudah mengetahui kehadiran kekasihnya di balik dinding, maka mulailah mereka berdailog secara berbisik-bisik. Dialog antara dua orang yang markusip biasanya dihiasi dengan pantun-pantun percintaan yang romantis. Dan tidak jarang pula dihiasi dengan musik yang dimainkan dengan alat tiup yang terbuat dari ruas bambu (buluh) yang relatif sangat kecil, sehingga suaranya sangat halus. Alat musik yang khusus digunakan pada waktu markusip itu dinamakan tulila.

Pada masa sekarang, bahasa daun-daunan (hata bulung-bulung), dan penggunaannya sudah hilang dari tradisi budaya Mandailing. Demikian pulanya dengan ragam-ragam bahasa yang tersebut di atas. Yang masih terus digunakan oleh warga masyarakat Mandailing di negeri mereka ialah hata soma (ragam bahasa sehari-hari). Sedangkan ragam bahasa yang lainnnya, boleh dikatakan sudah hampir punah sama sekali. Karena selama ini warga masyarakat Mandailing tidak berusaha untuk melestarikannya. Kepunahan ragam-ragam bahasa Mandailing yang sangat kaya itu sangat merugikan kelompok etnis Mandailing, bahkan merugikan bangsa Indonesia. Karena ragam bahasa tersebut merupakan kekayaan budaya etnis, yang kalau sudah punah hampir mustahil untuk menghidupkannya kembali.
_____________________________

 :D

Artistik sungguh orang mandailing ni sebenarnya... so, tambahan vocab hari ni...

hata = bahasa
Andung = sastra
Tas Dohot Jampolak = maki hamun
marsarak = berpisah
tangis = menangis
dung = setelah
hita = kita
markusip = berbisik

 :wink

shiori_LA

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1098
  • hmm......dah maleh nak lukis
    • View Profile
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #4 on: May 30, 2007, 12:56:20 PM »
 :) oho apogee ayah ko orang mendailing eh.....setau aku tak ramai orang mendailing yg masih menggunakan bahasa mendailing tuh.........ada gak member orang mendailing....walaupun dia bangga sebagai orang mendailing tapi sepatah haram dia tak pandai cakap......

p/s teringat cikgu aku masa sekolah menengah dulu ada sorang keturunan mendailing......Alang Saidi Alang Ahmad.......pantang larang banyak sangat....
senyum sokmo


bipeds

  • Senior Member
  • ****
  • Posts: 2055
  • jangan taip :jayman:, jangan
    • View Profile
    • le fesbuk
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #5 on: May 31, 2007, 12:14:30 AM »
gile ah cek apogee. kagum saye, sungguhpun saye ni orang jawe, tapi perkataan jawe yang saye tau cume "mumet" aje.


tapi adela jugak 2 3 patah kate lain. teruskan usehe murni ni cek apogee.

ApOgEE

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1032
    • View Profile
    • Art Of ApOgEE
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #6 on: May 31, 2007, 08:52:54 AM »
shiori_LA : hehehe... memang tak ramai pun yg masih guna bahasa mandailing dan bahasa mandailing kat malaysia pun dah banyak campur ngan bahasa malaysia. Anyway, masih ada lagi kat kampung2 dimana nenek2 tua yg berbahasa mandailing bila cakap sesama sendiri. tapi cakap bahasa melayu bila cakap ngan cucu2 dia. Aku je kenkadang rajin mengusik nenek2 ni dan tanya amender la yg diorang cakap tuh... baru tahu bahasa mandailing ni cantik gak :p
bipeds : aku ada gak sorang member jawa yg tak reti cakap jawa. kenkawan aku bagi nama kat dia jawa kebharat... anyway, kalo ko nak perbaiki bahasa jawa ko, ko banyakkan sembang ngan orang tua ko dlm bahasa yg ko tau tu... nanti ko improve laa ko nyer vocab. :D (just another idea...) Kalo ko tanya aku, bahasa JAVA untuk programming tu aku tau laa... :p

Angelita83

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
    • View Profile
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #7 on: March 18, 2010, 04:02:28 PM »
wah jumpa orang mandailing kat sini.... so ayah u mandailing kampung dia kat mane??? perak/selangor/negeri sembilan???? dia marga ape yer???

ApOgEE

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1032
    • View Profile
    • Art Of ApOgEE
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #8 on: March 21, 2010, 07:31:52 PM »
Angelita83 : Kampung ayah aku kat Selangor... Tapi kebanyakan sedara mara belah ayah aku ada kat Perak. Marga Nasution... ko pulak?


Phoenix Tido

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 706
  • bersara dari dunia melukisē (kot)
    • View Profile
    • .... setiap perbuatan ada balasannya... akhirat kelak
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #9 on: May 02, 2010, 03:45:05 AM »
Mandailing.... ke Mendeleng? Yg tau, ni satu suku kaum kat M'sia nih macam Encik Ahmad Tamimi Siregar kan?
Itu sahaja yang ku perlu lakarkan


butet

  • Senior Member
  • ****
  • Posts: 3990
  • Apa yg tersembunyi disebalik Bayag2
    • View Profile
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #10 on: May 31, 2010, 05:26:22 PM »
Mandailing ni etnik apa..... huishhhhh baru ni aku dengar... yg selalu aku tau kat malaysia ni.. banjo, jawa, bugis, ja....

hanya melakar satu garisan di dalam kotak minda utuk diperterjemahkan kepada bahasa nan sastra...lalu diberikan sentuhan irama oleh pemetik gitar hebat utk dikaryakan.... jadi dimana terletak seninya itu.... aku hanya ilusi.

ApOgEE

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1032
    • View Profile
    • Art Of ApOgEE
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #11 on: May 31, 2010, 06:08:51 PM »
butet : apa da nko nih... tak SatuMalaysia sungguh...  :p Datuk Ahmad Tarmimi Siregar tu keturunan Mandailing la tu... Siregar tu dia punya Marga

Satu lagi contoh... Saifuddin Nasution pula adalah keturunan mandailing dari Marga Nasution...

perkataan Marga atau juga 'clan' ini berasal dari bahasa Sanskrit, varga iaitu warna. Marga itu bermakna kelompok atau puak orang yang berasal dari satu keturunan.

Nama Marga orang mandailing datang dari bapa mereka... jadi, macam Cico Harahap tu, sebab bapa dia marga Harahap la...

Senarai Marga Mandailing yang aku ingat:
  • Nasution
  • Siregar
  • Harahap
  • Lubis
  • Hasibuan

actually, ada banyak lagi... tapi yang banyak2 tu tak berapa menonjol sebab tiada tokoh2 yang datang dari marga2 tersebut...

Marga-marga lain yang tak berapa top yang aku tahu...
Parinduri, Batu Bara, Matondang (keturunan Hasibuan), Daulay, Nai Monte, Pulungan, Baumi, Dalimunte, Rangkuti, Mardia, Parinduri (Rangkuti, Mardia dan Parinduri asalnya satu marga.), Batu na Bolon, Rambe, Mangintir, Nai Monte, Panggabean, Tangga Ambeng dan Margara.

Marga sub dari Nasution pun ada.... Marga-marga di Mandailing Godang: Nasution yang terbahagi kepada Nasution Panyabungan, Tambangan, Borotan, Lantat, Jior, Tonga, Dolok, Maga, Pidoli, dan lain-lain.

Sekian,
ApOgEE Nasution  B)

malindo_nasution

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
    • View Profile
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #12 on: June 13, 2010, 09:09:34 PM »
Sementelah leydi membuka thread Sajak Aku Urang Banjar, aku pun gian nak bukak thread urang mandailing pulak... ngehehehe...

anyway, aku ni mixed (kacukan gitu... )... mak aku keturunan org bugis belah kerabat selangor (means... x de kena mengena ngan lanun... hehehe ) dan bapak aku keturunan org mandailing. Bahasa mandailing yg 'pure' memang sangat 'rare' kat malaysia ni sebab aku pun x penah jumpa lagi org mandailing malaysia yg betul2 guna bahasa mandailing... mungkin bahasa ni dah hampir pupus kot (tolong betulkan aku kalo salah...)

So, sebelum dia pupus habis, aku pun letak kali ni aku nak letak pantun yang juga dipanggil ende-ende dalam bahasa mandailing...

Mago pahat mago uhuran
Ditoru ni jabi jabi
Mago adat tulus aturan
Anggo dung mardomu tahi

..... maksudnya.. aku belum dapat lagi.. nanti aku post... tengah research lagi ni...

Next...

Bulung ni hariara,
Marpitor-pitor na arian
Boru ni datulang,
Sian dia ho nangkaningan?




****bahasa ni xkn pupus...cuma ko jer xpnah pergi indonesia belah Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Indonesia Barat...mandailing asal dari sana....kalau kat malaysia, belah N9 pun ramai, pelabuhan klang,gombak, temerloh (pahang) and banyak lagi area2 orang mandailing, siap ada persatuan lagi...

bapak aku pernah borak dengan Ahmad Tarmimi Siregar, dia still pakai bahasa mandailing...tapi aku xlah fasih sangat mandailing...sebab pantun yg ko bg tu...mcm bahasa melayu istana lama lah....lebih kurang mcm tu....aku paham la sikit2 pantun yg ko bg tu....aku try translate...

Mago pahat mago uhuran
Ditoru ni jabi jabi
Mago adat tulus aturanr
Anggo dung mardomu tahi

hilang pahat hilang kukuran,
dibawah kolong rumah,
hilang adat dengan peratuan,
kalau sudah berjumpa baru bercerita


Bulung ni hariara,
Marpitor-pitor na arian
Boru ni datulang,
Sian dia ho nangkaningan

Pucuk hariara,
berpintal-pintal di siang hari,
anak gadis pakcik ku
dari manakah engkau tadi....

ni kira mcm pantun nak usha awek la ni.....tapi kalau ko belajar n paham betol2 mmg indah la bahasa ni...ko try la download mandailing kat youtube.....mmg layan....



ApOgEE

  • Full Member
  • ***
  • Posts: 1032
    • View Profile
    • Art Of ApOgEE
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #13 on: June 14, 2010, 04:23:18 PM »
wah, bagus la ko ni malindo_nasution...

terima kasih kerana sudi berkongsi...  :D

Horas!!

coffeecat

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
    • View Profile
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #14 on: June 08, 2011, 11:46:15 PM »
Assalamualaikum!

wah..jmpe org MANDAILING kt sni.. :pompom: Mak aq keturunan Mandailing ( Lubis + nasution ) ayah aq plak Pattani, siam. hoho..jrg sgt aq nk jmpe org mandailing kt Malaysia. Serious tringin nk blaja bahasa Mandailing. :D Bila tnya opah aq, die pun ckp dorg dh tak ckp mandailing.. :( syg la bhse tu hilang gitu je..Btul ke dlu ad sejarah yg hitam psl tu org Mandailing menyorok n tak praktikkan lg bahasa mandailing sbb takut..btul ke? :(

chacha

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
    • View Profile
Re: Belajar Bahasa Mandailing...
« Reply #15 on: December 22, 2013, 04:29:22 PM »
Assalamualaikum ^^
wah, ramai rupanya orang mandailing kat malaysia.. susah nak cam orang mandailing kat malaysia unless dia cakap bahasa mandailing..*mmg susah la nak dengar klu gitu  :p**~~ bestnya kalau dapat jumpa orang mandailing in real life.. boleh cakap mandailing sesama LOL :P 
btw, which part of malaysia are you guys from?? manalah tau, maybe kita kenal  :D